Ku berjalan di tengah hujan
Berat langkahku coba merangkai awan
Iringi hariku
Ku hapus ragaku dari semua beban
Ku belenggu pikiran sejauh mataku memandang
Arah dalam hidupku
Ku biarkan namamu terbiaskan oleh hujan
Agar tak ada lagi sesal hatiku
Ku biarkan wajahmu terbiaskan oleh hujan
Agar tak kutahu arah kau tuju
Biarlah kau pergi bersama hujan
Karena kutahu di sini bukan tempatmu
Sekali lagi biarkan saja
Hujan membawamu pergi
Dan saat kau ingin kembali
Takkan pernah ku menghampiri
Karena semua makna telah terbiaskan
Menghilang dari arah hidupku
Dan takkan kembali…
Misha… Misha
Tak pernah terbayangkan kau hadir di hariku
Warnai indah dalam hidupku
Andai saja kau jadi milikku
Ku kan selalu jadi mimpi indahmu
Bila saja tak kutemukan bayangmu
Izinkan kau tetap indahkan mimpiku
Misha datanglah padaku
Bentangkan sayapmu dan bawa aku
Kemanapun engkau mau
Karena ku tahu kau selalu indah
Di setiap mimpiku
Misha kosongkanlah ruang dan waktu
Hadirlah dengan tawamu
Walau hanya dalam mimpiku
Sabar Aja Yah!
Kalau pacaran sama yang berumur, sering kebentur masalah ego. Ego kamu mungkin kepengin menang sendiri, sementara dia lebih bisa tenang menghadapi kamu. Tapi kan nggak bisa terus-terusan begitu. Nggak enak kan kalo berat sebelah. Biar bisa seimbang, kamu juga harus belajar untuk bersikap lebih sabar. Kalau nggak, ya tinggal tunggu “umur” aja. Maksudnya, bisa-bisa “umur” hubungan kalian nggak bakal lama.
Saling Diskusi, Satukan Komunikasi
Selama kamu jalan atau sedang bersama dia, jangan ragu untuk saling berdiskusi. Soalnya nih, perbedaan usia bisa ditembus dengan komunikasi yang baik dan lancar. Jangan ragu untuk mengeluarkan pendapat. Termasuk soal keinginan kamu untuk menikmati kebebasan. Wajar dong, kamu kan masih muda, masih seneng jalan-jalan atau gaul bareng teman. Kalo perlu ajak juga dia untuk gabung sama temen kamu, biar tambah kompak. Bilang aja sama dia, kalau sering-sering gabung sama temen-temenmu bisa awet muda tuh. Hehehe.
Pasang Kuping, Dengarkan Nasihat
Nah, kamu harus siap telinga yang lebar. Dia pasti bakalan sering nasihatin kamu. Dan, mungkin buat kamu, itu bukan hal yang penting. Tapi, sebenarnya, itu juga penting loh. Misalnya, kamu nggak mau ngikutin, paling nggak dengerin aja lah. Jangan dibantah. Soalnya, cowok yang lebih tua biasanya nggak mau dikalahin.
Kudu Seimbang
Beda usia antara kamu dan dia yang cukup jauh jangan dijadikan hambatan. Kalau kamu yakin dan sreg, terusin aja. Syaratnya, kamu harus siap ngimbangin dia. Tapi, ngimbangin di sini bukan berarti nurutin aja apa kata dia. Saling take and give lah. Biasanya, dia yang lebih tua berusaha nunjukin power. Jadi, kamu nggak boleh kelihatan lemah di depannya.
Siap Menerima Perbedaan
Kalau kamu kepengin hubungan ini bisa berlanjut ke jenjang yang lebih serius, berarti kamu udah harus siap luar-dalam. Siap menerima perbedaan pola pikir atau kebiasaannya sehari-hari. Tapi, kalau di tengah jalan kamu merasa banyak ganjalan, bukan lagi kerikil tapi bongkahan batu supergede, yah mendingan pikir dulu dua kali. Eh, mau belasan atau puluhan kali pun nggak apa-apa ding. Gimana pun juga, kamulah yang menentukan pilihan hidupmu.
Kenali Teman-teman dan “Dunianya”
Meski kamu masih muda, nggak ada salahnya kamu menyelami kehidupan dan dunia dia. Sering-sering cari tahu lingkungan dekatnya. Mulai keluarga, temen kerjanya, termasuk sahabatnya. Interaksi yang dijalanin dengan rutin bakal mempererat hubungan kalian. Eits, bukan berarti kamu jadi seperti buah yang matang sebelum waktunya loh, hehe. Kamu tetap aja jadi cewek remaja yang manis dan penuh keceriaan. Tapi, saat lagi berada di “dunia”nya, tunjukkan kalau kamu bisa mengikuti ritme mereka. Wow, nilai plus deh. Oia, jangan juga terlalu memperlihatkan sifat yang pendiam dan terlalu jaim di depan teman-temannya. Membaur dan seru-seruan aja! Biar saling kenal dan bisa akrab! Kalo punya tampang cantik terus pendiam sih bakal kelihatan cool dan feminim banget di mata teman-teman pacar kamu. Lha kalo tampang pas-pasan terus pendiam? Yang ada bakal kelihatan banget ndesonya! Hohoho.
1. Malam-malam, si dia telepon kamu ke rumah tengah malam. Nah, saat itu kamu lagi nggak di rumah. Apa sih yang dia omongin begitu ketemu kamu ?
a. “Kamu keterlaluan banget sih! Malam-malam gitu belum pulang!”. (2)
b. “Semalam kamu kemana aja? Aku khawatir banget lho”. (0)
c. “Kalau mau pergi bilang dong. Aku kan jadi tahu kamu kemana aja”. (1)
2. Kira-kira apa yang dia katakan, pas kamu ngaku lagi jatuh cinta sama orang lain?
a. “Boleh jatuh cinta. Terus, kita gimana?”. (0)
b. “Aku nggak ngerti kamu deh. Selama ini jadi kita ngapain aja?!”. (1)
c. “Ya, udah. Pilih dia atau aku!” (2) 3. Kamu lagi marah karena kesalahanmu sendiri. Reaksinya…
a. Makin marah, dengan wajah memerah. (2)
b. Diam aja. Pura-pura cuek (0)
c. Membiarkan kamu marah. Kalau udah selesai, dia ngebaik-baikin kamu (1)
4. Pas dia lagi pedekate sama kamu. Yang pernah dilakukan dia….
a. Selalu datang ke rumah. (2)
b. Telepon dan SMS terus. Sesekali jemput kamu ke sekolahan. (1)
c. Biasa aja. Nggak terlalu gencar tuh, apalagi pas pedekate. (0)
5. Selama ini, apa yang kamu rasakan pas berada di dekatnya?
a. Nyaman, ada seseorang yang siap memberikan shoulder to cry on gitu deh. (0)
b. Senang, ada yang menemani kamu (2)
c. Kamu serasa jadi orang yang paling penting baginya. (1)
6. Kalau kamu lagi sedih dan bete, yang biasanya dia lakuin?
a. Diam aja. Coz, udah tahu karaktermu. (2)
b. Nyoba bikin kamu ketawa dengan ngajak kamu candaan dan ngobrol. (0)
c. Dia biasa aja tuh. Kayaknya nggak tahu deh, perubahan wajah kamu. (1)
7. Hubungan dia dengan sahabat-sahabatmu….
a. Nggak begitu akrab. Biasa aja deh (1)
b. Udah jadi sahabatnya juga (0)
c. Jarang komunikasi. Dia lebih suka “minggir” pas kamu lagi ngumpul bareng sahabat-sahabatmu. (2)
8. Kalau dia punya salah, lantas, kamu ngambek. Apa yang dia lakukan?
a. Minta maaf berkali-kali. Sampai kamu tersenyum lagi (0)
b. Minta maaf, tapi setelah itu membiarkan kamu ngambek. Dan ikutan bete. (2)
c. Dia “mengatasi” kamu dulu, baru deh, dia minta maaf. (1)
9. Pas udah jadian nih, menurut dia, apa sih yang bikin dia suka sama kamu?
a. Senyum kamu paling manis deh. (ehem!) (2)
b. Kamu asyik diajak tukar pikiran dan ngobrol yah. (0)
c. Kamu bikin penasaran dia. Kalau ungkapan lamanya sih, kamu jinak-jinak merpati gitu. (1)
10. Kamu suka banget denger lagu-lagu D’Masiv. Makanya di mobil sering kamu setel. Padahal, dia justru benci banget. Yang dia lakukan..
a. Diam aja. Tapi kamu tahu, dia bete abis. (1)
b. Langsung mengganti dengan yang dia suka (0)
c. Dia minta ganti lagu-lagu yang kalian berdua suka (2)
Your Score is…
0 – 6 : Sulit Buat Diukur..
IYA nih, saking dalamnya cintanya sulit bahkan nggak bisa diukur. Pokoknya dalem banget. Dia mencintai kamu dari dalam lubuk hatinya, cinta tanpa syarat. Sampai-sampai, walaupun dia kamu sakiti, dia nggak dendam. Dia tetap pengin kamu dapat yang terbaik. Bersyukurlah, kamu dicintai seseorang sedemikian rupa. Eh, tapi kalau kamu orangnya suka tantangan, dia bakal nggak cocok nih buatmu.
14 – 20 : Terlalu Cinta
HMM… cintanya cukup berkobar. Cemburu dan cinta yang dia rasakan silih berganti. Dia cinta sama kamu sampai-sampai dia terbakar sendiri oleh api cintanya. Wuuiiihh… iya, saking cintanya, dia lebih banyak cemburunya. Ini salah, itu salah. Kamu nggak boleh kemana-mana. Pada akhirnya dia jadi posesif. Yang ngebuat kamu bawaannya takut aja. Takut dia tersinggung, apalagi marah. Emang sih, kelihatanya dia cinta banget. Tapi kalau buntutnya kamu jadi “horor” sendiri, gimana. Yah, pokoknya pikirin lagi deh.
7 – 13 : Cintanya … Wouw…!
CINTANYA padamu pas banget. Sangat dalam, tapi masih bisa mempertimbangkan logika. Meski cintanya padamu berat, tapi dia sangat menghargai kamu. Iya dia nggak memaksakan kehendaknya. Buktinya aja pas dia ngajak kamu jalan, tapi kamu alasannya lagi males, dia nggak marah lho. Pokoknya dia ngertiin kamu banget. So, cintanya pas deh buatmu. Perlu dipertahankan tuh.
Dalam asaku…
Segenap hembus mimpi penuhi damainya hati
Berangsur lepas dan renggangkan makna
Yang telah lama kupahami
Yang tak mampu aku mengerti
Dan yang kini kumiliki
Dan aku tetap bertahan
Walau derai deras menghadang
Untukmu… Dan selamanya
Malam ini… Seakan waktu tercipta untukmu
Walau berat saat kurasakan betapa jauhnya dirimu
Ku sempatkan ucapkan yang terindah untukmu
Selamat ulang tahun dari hatiku
Hari ini kamu genap dua puluh tahun
Ku tahu ini tak berarti apa-apa di sisimu
Tapi setidaknya kamu akan tahu bahwa aku masih seperti yang dulu
Mungkin kamu membenci aku
Namun ku tetap merindukanmu sebagai bagian hariku
Lupakan sejenak semua itu
Sekali lagi…
Ku doakan terbaik untukmu
Di hari ini…
Hari ulang tahunmu
Dua tahun berlalu
Masih ingatkah kau hari itu
Hari terakhir kau menatap mataku
Biaskan pertanda tak ingin berpisah
Dua tahun berlalu
Ku tinggalkan sebuah asa di sayapmu
Hari di mana kau datangiku
Nyanyian hati yang tak terselesaikan
Kini dua tahun sudah
Masihkah ada di dalam benakmu
Hari terakhir kau menatap mataku
Ingatkan pertanda kau ingin kembali
Kini dua tahun sudah
Masihkah ada sebuah asa di sayapmu
Bait indah yang belum kau selesaikan
Masih inginkah kau menyanyikannya lagi
Dua tahun lalu
Hari terakhir kau menatap mataku
Hari yang biaskan pertanda
kau tak ingin jauh dariku
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Di balik gelapnya pintu itu kau terhalang rindu
Siratkan kesedihan makna yang kita tinggalkan
Di balik senyum kecutmu itu kau memendam rasa
Tangis tak kunjung henti dari hati yang terdalam
Aku ingin lepas dari keadaan ini
Bebas dari belenggu yang beratkan jiwaku
Yang mematahkan sayapku
Hingga ku tak bisa beranjak dari tidurku
Dari semua kenangan yang tak seindah pagi
Yang pancarkan kehangatan
Namun hanya kelam dalam gelapnya awan kelabu
Aku menunggu kabarmu
Apa kau masih ingat aku
Sendiri lagi
Lewati
Ingin ku datangimu
Bersama apa yang kau ingin dariku
Semuanya ku lewati sendiri
Dalam setiap alir
Ku ingat dirimu
Setiap senyummu…
Kau terindah…
Reff: Apa kau tak pedulikanku lagi
Dengan apa yang ku beri
Aku takkan pernah
Lupakan indahmu
Walau semua tak terganti
Apa ini tak cukup berarti
Apa kau masih mengingatku
“I believed
If time passes, everything
turns into beauty
If the rains stop, tears clean
the scars of memory away
Everything starts weaning fresh colors
Every sound begins playing
a heartfelt melody
Jealousy embelishes a page of the epic
Desire is embraced in a dream
But my mind is still in chaos and…..”
(X Japan - Say Anything)
Sekian lama pedih itu kau simpan
Menahan beratnya berjalan sendiri
Dalam kehampaan
Sekian kali kau merasa sepi
Sekian peluh kau tanggung sendiri
Masih adakah sedikit bahagia dalam hatimu
Akankah kau terbang sendiri dengan sayapmu
Menahan beratnya beban di pundakmu
Akankah kau mampu membawa itu semua
Ke dalam mimpimu
A little hope that we believe
Will make much miracles in our life
Percayakan pada semua yang menjagamu
Percayakan hatimu pada diriku
Di sini kita berbagi
Mencari sebuah jalan lain dari kehampaan ini
Aku akan terbang bersamamu
Agar ku bisa menahan peluh di hatimu
Akankah tetap kau terbang sendiri dengan sayapmu
Melalui harimu yang penuh sepi
Sanggupkah kau bertahan selamanya
Di dalam mimpimu
A little hope that we believe
Will make much miracles in our life
Sadari bahwa kau tak bisa terbang sendiri
Melintasi mimpi hidup di dunia ini
Bersama kita lalui
Bersama kita lewati
Leave all the pain
And make our life beginning